Minggu, 06 Mei 2012

timeline 'aceh for the punk

10 Desember 2011
65 punk dari berbagai daerah di sumatera dan jawa terjaring razia tim gabungan saat menggelar konser amal untuk panti asuhan bertajuk "ACEH FOR THE PUNK" di taman budaya, banda aceh
13  Desember 2011
anak punk dikirim ke Sekolah Kepolisian Negara (SPN) Seulawah di Saree, Aceh Besar. mereka digunduli dan diceburkan ke kolam sebelum mendapat pembinaan oleh polisi
14  Desember 2011
media massa Internasional seperti, New York Daily, The Telegraph, Washington Post, Daily Mail, Sydney Morning Herald, CBS News, Los Angles Time dan sebagainya memberitakan penangkapan punk aceh ini melanggar HAM
16  Desember 2011
komunitas punk rusia mencorat coret tembok pagar Kedutaan Besar RI di Moskow. coretan itu berbunyi "PUNK IS NOT CRIME, from moskow" dan "RELIGION = FACISM" pada sisi tembok bertuliskan alfabet cyrillic.
19  Desember 2011
ratusan pemuda dari komunitas Punk, Skinhead, dan Hardcore jakarta berunjuk rasa damai "Save Aceh Punk" di depan Mabes Polri, Jalan Trunojoyo 3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
20  Desember 2011
Puluhan anak punk Jambi menggelar aksi damai di depan kantor Satpol PP Jambi
23  Desember 2011 
anak punk yang dibina, mendapat sertifikat sebagai bukti telah mengikuti latihan remaja binaan dari SPN Seulawah
24 des 2011
punk dibebaskan 
ilustrasi razia punker jambi, terbit pada 22 agustus di harian pagi tribun jambi


Jumat, 27 April 2012

pergi

ilustrasi dibuat di lampung, pada masa yang membosankan...dan sekarang dirasakan lagi di jambi...jenuh sudah merasuki diantaranya lubang telinga dan lubang lainnya juga..










Minggu, 22 April 2012

pak raden

Pada Sabtu, 14 April 2012, drs Suryadi atau yang lebih akrab disapa Pak Raden terpaksa ngamen di rumahnya, di Petamburan III, Slipi, Jakarta Barat, untuk memperjuangkan hidup dan hak cipta karakter boneka Si Unyil...Pria kelahiran Jember, Jawa Timur, 28 November 1932 ini mengaku hanya menerima pendapatan dari karakter boneka itu dari hasil mengisi suara di program acara 'laptop si unyil', sedangkan untuk royalti ia tidak menerima satu sen pun :"(

Kamis, 15 Maret 2012

habibi hidayat

ini kartun waktu masih duet sm habibi..sering pergi bareng..sering ditraktir es krim..diajak liputan trus ditraktir es krim..diajak nganter beli apa gt trus ditraktir es krim..
pertama kenal habibi di bandung, itu waktu pelatihan jurnalis..trus di jambi, itu dia udah jd jurnalis..

sekarang habibi kuliah lagi di australia..selamat..selamat..(bapaknya siapa ya?

prima n habibie

Senin, 12 Maret 2012

Mawar dan marwah

"kamu kira aku rabun apa, gak bisa baca..?!" kata mawar penuh emosi.

saat itu juga marwah pergi dari hadapan mawar. pergi tanpa kata pembelaan dan penjelasan. berjalan sedikit berlari, menjauh tanpa menoleh lagi. "gak sopan banget sih jadi orang..!! terserahlah, jangan cari aku lagi..aku mau arisan..!!" itu teriak mawar saat marwah sudah sampai pada ujung tikungan. marwah lalu membelokan langkahnya ke kiri, dimana ada pohon mahoni yang dianggapnya aman untuk bersembunyi.

"gubraaaakk..!!" mawar menendang kursi. "gubraaaakk..!!" mawar membanting pintu, lalu masuk ke rumah, melanjutkan arisan bersama teman2nya yang kebanyakan lelaki. di luar sana marwah tersentak dan terdiam di bawah pohon mahoni. perlahan air matanya mulai menetes ke pipi. kesedihannya tak terbendungkan lagi.

marwah tak pernah menyangka kalo mawar bisa marah dan kasar kepadanya di malam ini. malam yang seharusnya penuh arti. karena malam ini tanggal 13, sehingga itu artinya tepat sebulan mereka jadian.

marwah tak percaya kalo mawar yang lemah lembut dan manis tutur kata, yang biasa memanggilnya dengan sebutan "ayank", tapi malam ini hanya bilang "kamu". ("kamu kira aku rabun apa...................."). menurut marwah bahwa mawar telah salah. seharusnya mawar bilang, "ayank kira mawar rabun apa ..................."

marwah juga tak mengira kalo mawar bisa lupa. sebelumnya mawar selalu menganggap marwah sebagai "malaikat", meskipun marwah itu adalah malaikat tak bersayap. tapi malam ini mawar menganggap marwah hanya sebagai "orang". ("gak sopan banget sih jadi orang..!! ..........."). menurut marwah bahwa mawar telah salah. seharusnya mawar bilang, "gak sopan banget sih jadi malaikat..!! .............."

itu semua membuat marwah sedih dan kecewa. ia sangat mencintai kelemah lembutan dan manis tutur kata mawar. kini marwah sangat galau. tak bisa ia banyangkan bahwa setelah ini ia harus mencintai mawar yang galak dan kasar.

hatinya yang sudah rapuh, sekarang bagai hancur berkeping. bibirnya bergetar seperti bibir bayi saat menangis ketakutan. matanya merah, berlinang air mata. kedua tangannya dilipat menempel dahi, lalu disenderkan pada pohon mahoni. sehingga dari jauh marwah seperti anak kecil yang bermain sembunyi-sembunyian.

marwah masih akan berdiri di bawah pohon mahoni sampai besok pagi. sampai banyak orang yang lewat dan akhirnya ia malu sendiri, lalu pergi. sebelum itu, tangan kanannya merogoh saku, mengambil pisau. digoreskannya kalimat puitis di batang pohon.......

"...mawar, maafin marwah ya yank..emang marwah salah apa ya ama ayank.....? duuuuhh..marwah lagi galau nih yank :(....marwah was here...

Minggu, 11 Maret 2012

kartun pendidikan

pemerintah menyelenggarakan program BOS, sejak juli 2005, dengan tujuan meringankan beban masyarakat terhadap biaya pendidikan, sehingga tercapai wajib belajar 9 tahun yang bermutu...
semoga cepat terealisasi !

tribun jambi, 12 oktober 2011

tribun jambi, 18 0ktober 2011


Jumat, 09 Maret 2012

maria avendias

bikin vector lagi..yang jadi model fotonya ayank mayia ku <3 tercinta..masih kesulitan cari warna sih..udah beberapa jam utak atik dan gak pernah puas..tapi akhirnya berhenti juga, karena laper :D
di sini ayank mayia malah mirip angelina jolie, tp kalo gemuk dikit jadi seperti manohara :P

maria avendias rahma pertiwi

untuk ayank,
maaf..aku kesulitan dalam kata2 puitis yank, karena gak ada yang bisa mewakilkan keindahan mu :"> dan kegembiraan hati ku waktu memiliki mu..lup yu..muwah..muwah...muwah





Kamis, 08 Maret 2012

taun baru 2012

di koran tempat saya bekerja, ada sebuah rubrik sebesar 1 halaman, khusus untuk menampung kritik, saran atau pun keluhan dari pembaca. dan selama saya bekerja di sana, isi dari keluhan, kritik dan saran itu kebanyakan seputar masalah listrik yang sering mati, air pam yang sering gak ngalir dan kondisi jalan di jambi yang rusak tak kunjung dibenahi..

dimuat pada 3 januari 2012


semoga jambi yang saya tinggali ini bisa cepat baik dan berkembang pesat dan juga menyenangkan :)

Selasa, 06 Maret 2012

Vector Potrait

belajar membuat vector wajah dengan menggunakan corel draw x4. sebagai model beberapa teman di tribun.

mas giri
'redaktur kota'
tribun jambi







mas yon
ex kordinatur liputan
tribun jambi




kang cecep
pemimpin redaksi
tribun jabar

Selasa, 28 Februari 2012

Potret Stencil

mencoba potret stencil dengan meniru gaya poster "hope" obama' karya dari desainer grapis kontemporer asal amerika, Shepard Fairey
maria avendias (kekasih)








pak budi (dosen)








mbak irvi (bos)
pak karno (presiden)

Senin, 09 Januari 2012

Hasta Siempre Comandante Che Guevara

Nama : Ernesto Guevara Lynch de La Serna
Lahir : Rosario, Argentina, 14 Juni 1928
Meninggal : Bolivia, 9 Oktober 1967 (Pada umur 39 tahun)
Penganut paham Marxisme yang terkenal karena keganasannya, penampilan yang romantis, gaya yang menarik, sikap tak kenal kompromi dan penolakan atas penghormatan berlebihan atas semua reformasi murni dan pengabdiannya untuk kekejaman dan sikapnya yang flamboyan. Menjadi idola para pejuang revolusi dan bahkan kaum muda generasi tahun 1960-1970 atas tindakan revolusi yang berani, yang tampak oleh jutaan pemuda sebagai satu-satunya harapan dalam perombakan lingkup borjuis kapitalisme, industri dan komunisme.

                                                   che dalam wpap oleh primaditya yudistira


1947, Che belajar ilmu kedokteran di Universitas Buenos Aires karena tertarik memperdalam penyakit asma yang telah dideritanya sejak kecil.
1949, Che memulai perjalanan panjangnya yang pertama, menjelajahi Argentina Utara dengan bersepeda motor. Itu juga menjadi pertama kalinya ia bersentuhan langsung dengan orang miskin dan sisa suku Indian.
1951, (Setelah ujian tengah semester) Che melakukan perjalanan yang lebih panjang bersama Alberto Granado (1922-2011). Mereka mengunjungi Amerika Selatan, Chilli, Peru, Kolombia, Venezuela hingga Miami. Selama perjalanan itu Che menuliskan kisahnya dalam catatan harian yang kemudian diterbitkan dalam sebuah buku dengan judul Diarios de motocicleta.
1954, Che bekerja sebagai dokter di Rumah Sakit Umum di Meksiko. Di sanalah awal pertemuannya dengan Fidel dan Raul Castro.


                                                   
                                    che dalam stencil di tembok kamar mess oleh primaditya yudistira


1956, Che bersama pejuang revolusi Kuba mulai menyerbu Kuba. Awalnya ia hanya sebagai dokter perang dan kemudian sebagai komandan tentara revolusioner yang paling agresif dan pandai dan paling berhasil dari semua pemimpin gerilya dan yang paling bersungguh-sungguh memberikan ajaran Lenin kepada anak buahnya.
1959, Revolusi Kuba meraih kemenangan. Che menjadi orang kedua setelah Fidel Castro dalam pemerintahan baru Kuba dan yang bertanggung jawab menggiring Castro ke dalam komunisme yang menuju komunisme merdeka bukan komunisme ortodoks ala Moskwa.
1965, Che berniat membantu pemberontakan Kinshasa di Kongo menjadi sebuah revolusi komunis dengan taktik gerilya Kuba. Bahkan ia mengirim 120 sukarelawan terlatih Kuba ke Kongo. Namum karena sikap para pemberontak Kinshasa yang tidak berjuang dengan sungguh-sungguh dalam melawan kekejaman Belgia, Che meminta Castro untuk menarik mundur bantuan Kuba itu.
1966, Che pergi ke Bolivia, menyamar sebagai Adolfo Mena González, pengusaha dari Uruguay. Penampilannya pun diubah dengan kepala yang botak di bagian depan dan sedikit uban. Di sana Che bergabung dengan pasukan gerilya.
1967, Pada 8 Oktober, Che tertangkap tentara Bolivia. Rambutnya kusut dipenuhi debu, pakaiannya robek-robek, kakinya terluka di selimuti kain, badannya cekung. Namun tak sedikit pun rasa takut tersimpan di matanya. Che memandang tegak, menantang setiap tentara bolivia di depannya. Bahkan ia sempat meludahi seorang Laksamana tentara Bolivia yang menendangnya ke dinding.
Che ditembak mati sehari setelah itu. 

                                                che pada ilustrasi digital oleh primaditya yudistira


Banyak Puisi, banyak lagu, banyak gambar dari setiap seniman untuk Che. Buku catatan harian sepeda motornya diterjemahkan dalam bahasa Inggris, berjudul The Motorcycle Diaries, pada 1996. Lalu difilmkan dengan judul yang sama pada 2004. Film kisah revolusinya, Part 1: The Argentine dan Part 2: Guerrilla dirilis pada 2008.